Akhirnya, Merah Putih Berkibar Di Puncak Tertinggi Eropa!

KOMPAS.com – Matahari mulai menampakkan sinarnya ketika Fadli terus memacu langkahnya. Makin lama langkah pemuda itu terus melesat menuju dataran paling tinggi, yaitu Puncak Gunung Elbrus, di ketinggian 5.642 mdpl.

Hari itu, Jumat (19/8/2016), tepat pukul 8:45 waktu setempat, Fadli menghentikan langkahnya. Tak ada lagi dataran tertinggi selain tempatnya berdiri saat itu. Seketika itulah dia lantas terlihat bersujud, lalu berdiri lagi, dan mengangkat kedua tangannya. Di tangannya, Merah Putih akhirnya berdiri di puncak tertinggi Eropa.

Kecuali Paido Panggabean dan Ade Rahmat, 9 anggota tim pendakian [email protected] lainnya berhasil berdiri di Puncak Elbrus. Awalnya, tim menggagas niat mengibarkan bendera Merah Putih di puncak tertinggi Eropa itu tepat pada HUT Kemerdekaan RI ke-71, yaitu 17 Agustus 2016. Sayang, rencana itu mesti tertunda dua hari. Cuaca benar-benar tidak bersahabat. 

“Setelah tanggal 17 Agustus tidak dapat ke puncak, kami masih menunggu cuaca baik yang menurut ramalan cuaca setempat akan ada celah cuaca baik pada 19 Agustus. Jadi, kami putuskan menunggu dua hari. Tanggal 19 Agustus harus tiba di puncak,” ujar Agus Radjani Panjaitan, ketua tim pendakian kepada Kompas.com, Minggu (21/8/2016).

Dok [email protected] Jumat (19/8/2016), tepat pukul 8:45 waktu Rusia, Merah Putih akhirnya berdiri di puncak tertinggi Eropa.

Kepala lima

Gunung Elbrus (5.642 mdpl) di Rusia tercatat sebagai dataran tertinggi di Benua Eropa. Gunung ini masuk dalam tujuh gunung tertinggi di dunia (seven summit) yang dibidik tim [email protected], yaitu sekumpulan pendaki asal Indonesia berusia di atas 50 tahun. Sebagian besar anggota tim [email protected] itu merupakan anggota senior Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI).

Fadli sendiri merupakan anggota termuda Mapala UI yang disiapkan ikut membantu para pendaki “senior” tersebut. Sebulan lalu, tepatnya 20 Juli 2016, Fadli juga bersama para pendaki “kepala lima” itu juga berhasil mendaki Puncak Jaya 4862 mdl di Papua.

Rencananya, Rabu (17/8/2016), tim pendaki tersebut menggelar upacara pengibaran Merah Putih untuk merayakan HUT RI ke-71 di puncak gunung itu. Sayangnya, rencana tertunda lantaran badai menyergap. Tim terpaksa melakukan upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan RI di Pos Barrel Hut, sekitar 3.800 meter di atas permukaan laut (mdpl).

“Hari ini tim sudah berangkat ke ketinggian 4.000-an tapi cuaca engak bagus. Akhirnya balik ke Barrel Hut. Suhu -5 derajat celcius,” kata Agung Sutiastoro kepada KompasTravel dari Gunung Elbrus, Rusia, Rabu (17/8/2016) sekitar pukul 08.00 waktu setempat.

Bersabar menunggu dua hari, akhirnya cuaca berubah cerah sesuai ramalan cuaca. Agus Radjani Panjaitan, ketua tim pendakian, selanjutnya memutuskan tim untuk melanjutkan pendakian ke puncak (summit attack).

Dok. [email protected] Pengibaran bendera merah putih di Gunung Elbrus, Rusia oleh tim pendaki [email protected] pada Rabu (17/8/2016) pukul 06.00 waktu setempat atau pukul 10.00 WIB. Gunung Elbrus adalah gunung tertinggi di Benua Eropa.

Di bawah terang purnama, Jumat (19/8/2016), pukul 01.00 dini hari, tim pendaki mulai merayap naik. Sinar bulan terlihat menerangi rute perjalanan.

“Cuaca malam itu sangat mendukung. Langit penuh bintang, Elbrus tampak jelas terlihat berkat sinar bulan,” ujar Radjani.

Kecuali Paido Panggabean, tim bergerak menuju puncak. Namun, masuk ke ketinggian 5000 mdpl, tepat sebelum masuk ‘saddle’ antara puncak timur dan barat, salah satu anggota tim, Ade Rahmat, tiba-tiba terjatuh. Dia merasa bumi berputar cepat dan pandangannya gelap sehingga membuatnya hilang keseimbangan. Ade ambruk!

“Kami putuskan untuk menurunkan Ade ke pos pendakian Barrel Hut. Yang lain tetap maju terus ke puncak,” tutur Radjani.

Hari mulai pagi. Sinar matahari muncul, ketika tim sudah melewati sadel gunung tersebut dan tiba di punggung puncak barat. Pukul 8.30 pagi, sebagian anggota sudah berada di pelataran puncak. Dari situ Puncak Elbrus terlihat hanya berjarak sekitar 300 meter dan menyembul lebih tinggi 20 sampai 30-an meter ke atas.

Mengatur rencana sejenak, tim sepakat memberikan kehormatan kepada anggota termuda di Mapala UI, yaitu Fadli Febrian, yang berusia 20 tahun, sebagai orang pertama dari tim pendakian untuk menginjakkan kakinya di Puncak Elbrus. Setelah itu, kami yang “berkepala lima” satu persatu mengikuti jejak Fadli.

Lengkap sudah tugas pendakian ini. Meski tertunda dua hari demi menunggu cuaca bersahabat, Merah Putih akhirnya berhasil dikibarkan di puncak tertinggi Eropa. Semua berkat semangat dan kesabaran seluruh anggota tim untuk menuntaskan janji di Hari Kemerdekaan RI-71!

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2016/08/22/125645027/akhirnya.merah.putih.berkibar.di.puncak.tertinggi.eropa.

Leave a Reply