Bandara El Tari Kupang Sambut 40 Wisatawan Australia Dengan Tarian Adat

KUPANG, KOMPAS.com – Sebanyak 40 wisatawan asal Darwin, Australia yang mengunjungi Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (1/10/2016), mendapat sambutan hangat dari pihak pengelola Bandara El Tari saat turun dari pesawat.

Wisatawan Australia datang dengan menggunakan pesawat carter, Airnorth, disambut oleh pihak PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara El Tari Kupang, dengan tarian adat Likurai yang berasal dari Kabupaten Belu.

Rombongan wisatawan ini rencananya akan bertolak menuju pelabuhan Tanjung Lontar Tenau Kupang, untuk selanjutnya mengikuti sejumlah rangkaian perjalanan wisata yang telah disiapkan oleh agen perjalanan.

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara El Tari Kupang, Wahyudi, yang turun langsung menyambut para wisatawan kepada Kompas Travel, Minggu (2/10/2016) siang mengatakan, tujuan penyambutan itu yakni hanya untuk memberi rasa nyaman dan kepuasan buat para wisatawan.

“Kalau mereka nyaman dan puas pada sentuhan pertama, maka tentunya diharapkan mereka bisa kembali lagi ke NTT. Kalau banyak wisatawan maupun pelancong yang masuk ke NTT, sudah pasti perekonomian di NTT mengalami pertumbuhan yang cukup baik,” kata Wahyudi.

Menurut Wahyudi, dengan adanya penerbangan langsung menggunakan pesawat carter dari Australia dan penyambutan yang hangat dari pihaknya, tentu diharapkan akan bertambah jumlah kunjungan wisatawan dari Australia sehingga akan membuka kembali penerbangan regular dari Darwin menuju Kupang.

“Bagi saya, ini adalah awal yang baik, karena pada tahun 2013 dan 2014 lalu, ada penerbangan reguler dari Darwin menuju Kupang, akan tetapi akhirnya terhenti, sehingga kita coba lagi menjajaki kerja sama dengan teman-teman dari travel agent yang selalu kita kaitkan bahwa potensi pariwisata di Kupang cukup besar dan ini terbukti mulai berdatangan turis yang menggunakan pesawat carter,” kata Wahyudi.

Wahyudi mengaku, penyambutan dengan tarian adat untuk wisatawan asing yang berkunjung ke Kota Kupang ini baru pertama kali dilakukan. Menurut Wahyudi, pihaknya berencana pada 30 Oktober 2016 akan menyambut kedatangan penumpang pesawat dalam penerbangan perdana dari Dili (Timor Leste) menuju Kupang.

“Kita dan Dinas Pariwisata NTT akan bekerja sama memberikan sambutan lagi dalam penerbangan perdana Dili menuju Kupang. Kami lagi mempersiapkan dan juga melakukan pembenahan pada sejumlah fasilitas bandara seperti ruang tunggu dan ruang kedatangan internasional,” ucapnya.

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2016/10/03/091400327/bandara.el.tari.kupang.sambut.40.wisatawan.australia.dengan.tarian.adat

Leave a Reply