Buah Pepino, Oleh-oleh “Anti-mainstream” Di Situ Patenggang

BANDUNG, KOMPAS.com — Belanja oleh-oleh adalah satu kegiatan yang pasti tak tertinggal saat berwisata ke obyek wisata. Entah itu kaus, topi, tas, gelang, makanan, atau pernak-pernik lainnya bisa diboyong untuk rekan-rekan atau keluarga.

Salah satu oleh-oleh yang mungkin bisa dibawa pulang adalah buah. Seperti di obyek wisata Situ Patenggang, selain baju dan pernak-pernik, oleh-oleh lain yang bisa dibeli adalah terong pepino.

Apa itu pepino? Pepino (Solanum muricatum Aiton) adalah buah yang masih satu famili dengan keluarga terung. Di Indonesia, buah ini kali pertama didatangkan pada masa penjajahan Belanda.

Pepino dapat tumbuh subur dan berkembang dengan baik di dataran tinggi ataupun dataran rendah dengan perlakuan khusus. Pepino memiliki bentuk luar yang merupakan perpaduan terong, ketimun berwarna ungu bergaris-garis.

Sementara itu, bentuk dalam terung mirip melon berwarna kuning kehijauan. Pepino ini juga dikenal dengan sebutan buah melodi.

KompasTravel sempat mencicipi terong pepino ini sewaktu membeli di dekat pintu masuk Situ Patenggang. Rasa daging buahnya tidak asam, tidak terlalu manis, tidak juga hambar, tetapi cukup berserat dan berair.

KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Penjual oleh-oleh buah menunjukkan bagian dalam terong pepino (Solanum muricatum Aiton) pada saat menawarkan dagangannya kepada wisatawan yang berkunjung ke obyek wisata Situ Patenggan yang terletak di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Telaga Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (28/9/2016). Terong pepino adalah buah yang masih satu famili dengan keluarga terung dan di Indonesia buah ini pertama kali didatangkan di masa penjajahan Belanda.

Seorang penjual terong pepino yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, terong ini dibudidayakan di daerah Rancabali. Ia menyebutkan, terong pepino mengandung banyak vitamin C.

Terong pepino yang dijual di dekat pintu masuk Situ Patenggang ini memiliki variasi ukuran. Ada yang berukuran sekepal tangan, ada yang berukuran lebih kecil dari kepalan tangan.

Harga terong pepino Rp 25.000 per kilo. Namun, pengunjung bisa menawar harga yang diberikan oleh penjual.

Terong pepino ini memang masih asing di telinga masyarakat Indonesia. Terung ini masih kalah dengan saudara yang memiliki bentuk yang lebih kecil dan berwarna merah, yakni terong belanda (Solanum betaceum).

Bentuk terong lonjong menyerupai telur, tetapi lebih runcing ujungnya. Daging buahnya banyak mengandung sari buah, rasanya agak asam, berwarna agak hitam sampai kekuning-kuningan, dan berkulit tipis.

Obyek wisata Situ Patenggang berada di dalam kawasan Taman Wisata Alam Telaga Patengan. Situ Patenggang terletak di Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2016/09/30/142400927/buah.pepino.oleh-oleh.anti-mainstream.di.situ.patenggang

Leave a Reply