Hampir Punah, Kue Lapis Legit Dipanggang Arang

JAKARTA, KOMPAS.com – Masih ingat betul ketika duduk di bangku kuliah, seorang dosen saya yang berusia 60 tahun mengatakan hari raya adalah momen istimewa baginya. Tatapannya menerawang, kemudian ia bercerita.

“Kalau sudah mau hari raya, ibu saya akan membuat kue lapis. Kuenya tidak dipanggang pakai oven gas atau oven listrik, tapi pakai arang. Kalau sedang buat kue lapis, wanginya tercium satu gang,” tutur dosen saya.

Dosen saya kemudian mengatakan saat hari raya para tetangga akan bertamu ke rumahnya dan satu sajian yang tak pernah luput untuk disantap adalah kue lapis tersebut.  Mendengar kisah beliau, saya hanya dapat meneguk ludah. Membayangkan rasa kue lapis buatan ibu beliau.

(BACA: Ini Bedanya Lapis Legit Olahan Belanda dengan Lapis Legit Peranakan Tionghoa)

Sampai kemudian saya bertemu dengan Evan Kanoko, anak dari pembuat kue lapis, Sanny Gunawan yang telah menerima pesanan kue lapis legit sejak tahun 1985. “Mama saya pernah buat kue lapis pakai arang. Itu dulu sekali waktu saya kecil,” kata Evan, di Jakarta, Rabu (31/8/2016).

Kue lapis legit yang dipanggang menggunakan arang, disampaikan oleh Sanny kepada Evan terakhir ia buat pada tahun 1987. Tahun itu Sanny mengganti ovennya menjadi oven gas. Tentu bukan tanpa sebab, menurut Sanny memanggang kue lapis legit dengan oven arang ini sangat berasap.

Alhasil butuh ruang terbuka yang luas ketika memanggang kue. Apalagi bagi Sanny yang dahulu dapat membuat 200-300 loyang kue lapis saat menjelang Hari Raya Imlek. Namun diyakini Sanny kue lapis yang dipanggang menggunakan oven arang memang berbeda dibanding oven listrik atau oven gas.

“Kalau pakai arang hasil kuenya lebih basah dan lebih gurih,” kata Sanny.

Terbayanglah kue lapis legit dengan tekstur yang moist dan gurihnya kue yang tercipta dari panas arang dan aroma kayu bakar.

Sampai sekarang saya masih kesulitan menemukan kue lapis legit yang dipanggang menggunakan oven arang. Semua pembuat kue lapis legit yang saya temui di Jakarta menjawab, “Membuat dengan oven biasa saja sudah susah apalagi pakai oven arang?”

Namun saya percaya di suatu tempat masih ada pembuat kue lapis yang menggunakan oven arang, seperti ibu dosen saya yang kukuh mempertahankan rasa kue lapisnya dan berhasil diingat oleh anaknya dengan penuh cinta. 

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2016/09/07/102200227/hampir.punah.kue.lapis.legit.dipanggang.arang

Leave a Reply