Ini Alasan Mengapa Jangan Pernah Foto “Boarding Pass” Anda

KOMPAS.com – Mungkin Anda sudah kerap mendengar berkali-kali bahwa sebaiknya kita tidak mengunggah foto boarding pass di dunia maya saat kita melakukan perjalanan. Namun terkadang, larangan seperti ini baru didengar jika sudah dialami.

Baru-baru ini, Steve Hui, seorang travel blogger, melihat  foto boarding pass temannya di Facebook. Temannya itu tengah melakukan perjalanan wisata. Ia pun memutuskan melakukan sebuah eksperimen sejauh mana informasi yang bisa dia dapat dari sebuah foto boarding pass. Dalam foto tersebut tampak nama penumpang dan nomor booking dari maskapai penerbangan Delta.

Ternyata, hanya sebaris nomor tersebut bisa saja menghancurkan sebuah perjalanan. Setelah memasukan nomor booking temannya di situs online resmi Delta, Hui bisa melihat semua informasi dari sistem reservasi, mulai dari nomor kursi, detil frequent flyer, harga yang dibayarkan, hingga empat angka terakhir dari kartu kredit.

Jika ia mau, seperti diungkapkan Hui pada news.com.au, ia bisa saja merubah letak kursinya, mengganti makanan, atau bahkan membatalkan penerbangan itu.  Hui mengakui penemuannya hanyalah awal dari seorang hacker bisa lakukan dari informasi boarding pass seorang frequent flyer alias pelanggan tetap dari maskapai penerbangan itu.

“Teknisnya, dari situ Anda dengan mudah bisa meretas akun frequent flyer seseorang,” kata Hui kepada HuffingtonPost.

“Dari situ, Anda bisa mengakses sejarah seluruh perjalanan, jumlah poin, dan bahkan Anda bisa saja menebus poin seperti tambahan penerbangan dan voucer hadiah,” katanya.

Tak hanya itu, barcode di boarding pass pun tak aman. Jadi misalnya Anda unggah foto boarding pass di media sosial, namun sebelumnya Anda sudah memburamkan nama dan nomor booking, hal ini tetap saja berbahaya.

Sebab, barcode yang biasanya ada di boarding pass sama saja dengan tiket pesawat namun dalam ukuran lebih kecil. Hal ini diungkapkan Bob Davidson, Head of Aviation Facilitation International Air Transport Association.

“Informasi yang ditanamkan dalam bentuk barcode di setiap boarding pass mencangkup segala informasi yang dicetak dalam dokumen penerbangan yaitu nama, nomor penerbangan, kota keberangkatan dan kota tujuan, bandara, gate, nomor kursi, dan nomor akun frequent flyer,” kata Davidson kepada HuffPost.

Situs-situs online pembaca barcode dengan mudah bisa mendapatkan informasi ini hanya berdasarkan foto sederhana. Bisa jadi itu hanya foto boarding pass yang muncul di Instagram. Jadi, hal terbaik adalah tidak memfoto boarding pass dan posting di dunia maya.

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2016/10/02/130300827/ini.alasan.mengapa.jangan.pernah.foto.boarding.pass.anda

Leave a Reply