Ini Panduan Berwisata Ke Etiopia

JAKARTA, KOMPAS.com – Bagi Anda para para petualang, Etiopia menunggu untuk dijelajahi. Negara yang berada di benua Afrika ini memiliki paket lengkap bagi pecinta wisata sejarah, budaya, alam, dan religi.

Kabar baiknya, Etiopia baru saja membuka kantor Kedutaan Besar di Indonesia. Sehingga izin dan informasi wisata untuk ke Etiopia akan lebih mudah. Berikut adalah panduan untuk berwisata ke Etiopia dari informasi resmi Kedubes Etiopia di Jakarta.

1. Visa ke Etiopia

Permohonan visa ke Etiopia dapat dilampirkan langsung ke kantor Kedutaan Besar Etiopia di Jalan Adityawarman nomor 21, Jakarta Selatan dengan nomor telepon 021-22776685. Sama seperti pelampiran visa lainnya, tentu ada syarat dokumentasi dan waktu yang dibutuhkan. Hubungi kantor Kedubes terlebih dahulu untuk mengetahui persyaratan yang ditentukan. 

2. Penerbangan ke Etiopia

Sampai tahun 2016 ini masih belum ada penerbangan langsung ke Etiopia. Anda harus melakukan penerbangan transit ke negara tetangga yakni Kuala Lumpur, Malaysia untuk terbang langsung menggunakan Ethiopian Airlines atau maskapai lainnya menuju Bole International Airport, Addis Ababa, Etiopia.

Harga tiket ke Etiopia dibanderol sekitar Rp 6 juta untuk sekali perjalanan dari Kuala Lumpur, Malaysia. 

3. Akomodasi

Akomodasi di Etiopia terbilang mudah karena variasi penginapan tersedia dari bintang lima sampai lodge atau rumah kayu yang eksotis. Informasi penginapan tersedia di situs pemesanan akomodasi dan Kedubes Etiopia di Indonesia. 

4. Transportasi

Kedubes Etiopia di Indonesia menyarankan operator tur dan pemandu lokal yang terpercaya untuk perjalanan Anda di Etiopia. Soal transportasi, ada baiknya menghubungi operator tur lokal yang dapat diakses dari situs resmi Ethiopian Tour Operators Association (ETOA).

Rental mobil adalah pilihan tepat, mengingat obyek wisata di Etiopia sangat beragam dan berada di lokasi yang terpencar.

5. Tahun dan jam yang berbeda di Etiopia

Jangan heran saat ke Etiopia kalender menunjukan tahun 2009, padahal saat ini tahun 2016. Ya, Etiopia adalah negara yang menggunakan penanggalan khusus yaitu Ethiopian Orthodox Church.

Kalender di Etiopia memiliki rentang waktu tujuh tahun lebih lama daripada kalender Gregorian yang banyak dipakai negara lain, tak terkecuali Indonesia. Ada 13 bulan di kalender Etiopia, dengan bulan ke 13 lima hari lebih lama dari bulan lain, yakni 35 hari.

Aturan jam di Etiopia juga berbeda, enam jam lebih awal dari waktu East Africa Time. Misalnya East Africa Time menunjukan pukul 08.00 pagi, sedangkan di Etiopia waktu baru menunjukkan pukul 02.00 dini hari.

Matahari terbit biasanya muncul pukul 01.00 pagi waktu Etiopia dan matahari tenggelam pada pukul 12.00 siang. Jangan remehkan penanggalan waktu dan jam karena dapat berpengaruh kepada semua pemesanan hotel, transportasi, dan jadwal perjalanan Anda di Etiopia.

*****

KompasTravel kembali menghadirkan kuis “Take Me Anywhere 2”. Pemenang akan mendapatkan kesempatan liburan gratis yang seru ke Yogyakarta selama tiga hari dua malam.

Hadiah sudah termasuk tiket pesawat, transportasi lokal, hotel, konsumsi, dan beragam aktivitas seru selama di Yogyakarta. Juga raih kesempatan memenangkan hadiah smartphone. Klik link berikut: Cara Mudah Dapatkan Liburan Gratis di Yogyakarta Bareng “Take Me Anywhere 2”

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2016/09/21/072200227/ini.panduan.berwisata.ke.etiopia

Leave a Reply