Mengapa Orang Jawa Tengah Andal Mengolah Masakan Kambing?

JAKARTA, KOMPAS.com – Kambing adalah salah satu bahan masakan yang paling riskan untuk diolah. Tepat dalam mengolah kambing, hasil masakan tentu akan lezat, tetapi jika gagal mengolah kambing, makanan akan berbau, alot, dan merusak semua bumbu masakan lainnya.

Bicara soal kemampuan mengolah kambing sebagai sebuah masakan, bisa dibilang masyarakat Jawa Tengah jagonya. Nusantara mengenal beberapa masakan berbahan dasar kambing seperti sate, gulai, tongseng, tengkleng dan semua masakan tersebut berasal dari daerah di Jawa Tengah.

“Daerah di Jawa Tengah seperti Solo, Sleman, Bantul, Yogya, Boyolali, itu memang terkenal sebagai sentra kambing. Karena banyaknya kambing, mereka jadi tahu mengolahnya,” kata pengamat kuliner, Arie Parikesit di acara Kecap Bango Melestarikan Kuliner Nusantara, di Restoran Oasis, Jakarta, Selasa (30/8/2016).

Memang benar kata Arie, pengalaman KompasTravel menyantap masakan berbahan daging kambing di daerah Jawa Tengah memang tak pernah ada yang salah.

Dagingnya empuk sampai jeroan kambing pun dapat diolah menjadi masakan yang nikmat. Presiden Joko Widodo asal Solo, lewat akun Instagramnya mengatakan hampir tiap hari ia makan daging kambing, karena begitu gemar akan masakan daging kambing.

Jadi apa sebenarnya rahasia mengolah daging kambing dari ahlinya? Sutiarno, pemilik rumah makan Tongseng Petir Pak Nano mengatakan jika tak ada perbedaan antara daging kambing Jawa Tengah dan daerah lainnya.

KOMPAS.COM/SILVITA AGMASARI Tengkleng kambing Mbak Diah, Solo.

“Paling penting biar tidak alot itu diseset bagian luar (selaput) daging. Jadi dagingnya saja. Itu sesetannya buat masak gulai. Dagingnya buat masak yang lain. Dagingnya juga tak boleh kena air, nanti bau,” kata Sutiarno.

Pasangan Sutiarno, Marmi menambahkan daun jeruk berpengaruh pada bau atau tidaknya daging kambing. “Lada juga, pakai lada hitam biar terasa, jangan lada putih,” kata Marmi.

Sekarang terjawab sudah mengapa masyarakat Jawa Tengah andal dalam mengolah masakan kambing.

Jangan lewatkan mencoba kuliner legenda olahan kambing di Jawa Tengah seperti Tengkleng Mba Diah di Solo, Tongseng Petir Pak Nano di Bantul, Tongseng Kicik Pak Jede di Sleman dan masih banyak lainnya.

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2016/08/31/075000327/Mengapa.Orang.Jawa.Tengah.Andal.Mengolah.Masakan.Kambing.

Leave a Reply