Naik Pesawat, Anda Pilih Kursi Dekat Jendela Atau Lorong?

KOMPAS.com – Saat naik pesawat, apakah Anda pilih kursi dekat lorong (aisle seat) atau dekat jendela (window seat)? Pada beberapa maskapai penerbangan, petugas check-in biasanya akan bertanya hal tersebut pada penumpang.

Renata (32) saat naik pesawat lebih memilih duduk di kursi dekat lorong. “Biar gampang kalau mau ke toilet,” begitu alasan Renata ketika ditanya mengapa ia lebih memilih duduk dekat lorong kepada KompasTravel.

(Baca juga: Bahaya, Jangan Buang “Boarding Pass” Sembarangan)

Namun ia teringat masa ketika kali pertama naik pesawat yaitu saat masih duduk di bangku SMP. Kala itu, ia lebih memilih duduk dekat jendela. “Biar bisa lihat awan,” kata Renata.

Hanya saja seiring waktu, kini Renata lebih memilih duduk di dekat lorong dengan alasan lebih praktis. Pilihan kursi di pesawat antara dekat jendela atau dekat lorong berbeda-beda setiap orang.

Namun satu hal yang banyak disepakati orang, tidak ada orang yang mau duduk di tengah. Apalagi jika bepergian sendiri, hal itu berarti jika Anda kebagian duduk di tengah, Anda harus “bersaing” dengan siku dan lutut dua orang asing.

Seperti dikutip dari The Economist, anak-anak umumnya senang di jendela. Namun, semakin tua seseorang, kecenderungannya lebih memilih duduk di sisi dekat lorong.

Bisa dibilang, kursi di dekat jendela diminati oleh orang-orang yang menyimpan jiwa petualangan. Hal ini termasuk orang-orang yang sudah beberapa kali naik pesawat tetapi tetap merasa senang pada sensasi terbang. Mulai dari sensasi lepas landas dan mendarat, melihat awan di ketinggian, hingga terpesona dengan daratan di bawah sana.

Hal itulah mengapa sebagian besar anak-anak senangnya duduk di sisi jendela. Bagi mereka, ini adalah pengalaman yang menyenangkan dan sesuatu yang asing.

(Baca juga: Tips Naik Pesawat)

Sebaliknya, kursi dekat lorong disukai orang-orang yang menjunjung kepraktisan. Duduk di kursi ini memungkinkan Anda merenggangkan kaki Anda,  mudah berjalan untuk pergi ke toilet. Ini posisi yang disukai penumpang tergesa-gesa karena bisa cepat mengambil tas di kabin dan langsung keluar.

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa semakin Anda sering terbang dengan pesawat, maka semakin Anda lebih memilih kursi dekat lorong. Apalagi jika Anda terbiasa menjalani rute tersebut. Sebaliknya, jika Anda menjalani rute pesawat yang belum pernah sebelumnya, walaupun Anda sering terbang, Anda cenderung lebih memilih kursi dekat jendela.

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2016/10/20/171900427/naik.pesawat.anda.pilih.kursi.dekat.jendela.atau.lorong.

Leave a Reply