Nimatnya Sate Maranggi Asli Purwakarta

JAKARTA, KOMPAS.com – Menyantap makanan khas daerah terasa lebih mantap saat berada di daerah asalnya. Seperti saat ke Purwakarta, Jawa Barat, sate maranggi jadi makanan wajib saat berkunjung ke Kota Sejuta Taman ini.

Seperti saat KompasTravel berkunjung ke Purwakarta dalam rangka berlibur, Sabtu (10/9/2016), perhentian pertama adalah Sate Maranggi dan Es Kelapa Muda Cibungur Haji Yetty. 

Dari namanya, restoran ini tentu memiliki dua menu utama, yakni sate maranggi dan es kelapa muda. Namun disamping menu tersebut, terdapat banyak menu seperti sop, gulai, nasi tutug, dan masih banyak lainnya.

(BACA: Sate Maranggi dan 7 Jajanan Kaki Lima Favorit Dunia)

Pilihan sate maranggi kemudian dibagi menjadi tiga jenis daging, yakni daging sapi, ayam, dan kambing. 

KompasTravel memesan sate maranggi dengan tiga jenis daging  dan es kelapa yang menjadi menu andalah di restoran Haji Yetty ini. Tak lama, pesenan sampai. Di restoran Haji Yetty ini proses pemesanan memang terbilang efektif dan efisien.

Kompas.com/Silvita Agmasari Sate Maranggi Cibungur Haji Yetty, Purwakarta.

Ada pramuniaga yang sigap mencatat pemesanan dan melemparkan langsung ke masing-masing penjaga pondok yang bertanggung jawab atas satu menu makanan. Cara ini terbilang efisien untuk restoran yang mampu menampung sampai seribu pengunjung.

Saatnya menjajal sate maranggi khas Cibungur. Di restoran Haji Yetty sajian sate maranggi dilengkapi sambal tomat segar.

Sepintas dilihat, sambalnya tak terlihat pedas. Karena lebih banyak komposisi tomat daripada cabai. Namun ternyata saya salah! 

Tomat yang telah dicampur cabai rawit ulek dan garam ini luar biasa pedas. Bagi Anda yang bukan pecinta pedas jangan berani mencoba sambal tomat yang pedas ini.

Namun sebaliknya jika Anda pecinta pedas, sambal tomat ini sempurna. Rasanya asam, pedas, dan gurih sangat cocok jika dipadukan untuk makan sate maranggi yang terkenal memiliki cita rasa manis.

Kompas.com/Silvita Agmasari Sambal tomat segar di sate maranggi Cibungur Haji Yetty, Purwakarta.

Lanjut ke bintang utama, yakni sajian sate maranggi. Dari ketiga jenis daging yang saya coba, sate maranggi sapi adalah yang paling lezat.

Daging sapinya sangat empuk, bumbu rempah menyerap sempurna, dan ukurannya sedang sehingga membuat saya tak terasa menyantap sepuluh tusuk sate dalam waktu singkat.

Sebaliknya untuk sate maranggi ayam dan kambing tak ada keistimewaan. Sate kambingnya justru cenderung alot dan sate ayamnya mirip sate ayam biasa. Hanya bedanya tak ada bumbu kecap atau kacang untuk melengkapi sate ini. 

Terakhir ada es kelapa segar untuk meringankan rasa pedas dari sambal tomat dan nasi tutug. Es kelapa di Restoran Haji Yetty disajikan dengan pemanis alami, bukan sirop atau pemanis buatan.  

KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Sate Maranggi

Harga makanan di Restoran Sate Maranggi Cibungur Haji Yetty adalah Rp 40.000 untuk satu porsi berisi 10 sate sapi dan es kelapa muda dibanderol Rp 15.000. Restoran ini terletak di Jalan Raya Bungursari Jakarta, dekat dengan pintu keluar tol Cikampek.

Jarak menuju Purwakarta dari Jakarta sebenarnya tak jauh. Hanya berjarak dua jam apabila jalanan tak macet. Sate Maranggi Cibungur Haji Yetty banyak dipilih orang karena jaraknya yang tak jauh dengan pintu tol, memiliki parkir yang luas, dan juga dilengkapi toko suvenir yang menjual beragam suvenir khas Purwakarta. 

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2016/09/27/052300527/nimatnya.sate.maranggi.asli.purwakarta

Leave a Reply