Ratusan Wisatawan Jerman Kunjungi NTT

KUPANG, KOMPAS.com – Sebanyak 150 wisatawan asal Jerman, mengunjungi sejumlah tempat wisata di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT, Marius Ardu Jelamu mengatakan, para wisatawan itu datang dengan menggunakan kapal pesiar Hansheintic dan mengunjungi tiga daerah di NTT, yakni Kabupaten Manggarai Barat, Flores Timur dan Sumba Barat Daya.

“Turis Jerman sebanyak 150 orang asing, saat ini berwisata di kampung adat Riang Pedang, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur. Mereka ini sebenarnya mau mengetahui napak tilas Portugis di sana. Kehadiran Portugis di Pulau Flores mulai dari Kabupaten Flores Timur, sehingga mereka mau melihat kedatangan Portugis di masa lalu,” kata Marius kepada KompasTravel, Rabu (19/10/2016).

Marius menjelaskan, wisatawan asing itu berada di Flores Timur selama dua hari, kemudian menuju ke Komodo, Kabupaten Labuan Bajo, selanjutnya menuju Kabupaten Sumba Barat Daya, selanjutnya mereka menuju Kalimantan.

Mulai bertambahnya wisatawan asing mengunjungi NTT, menurut Marius, menunjukkan bahwa NTT saat ini sedang menjadi destinasi pariwisata internasional yang menarik banyak wisatawan.

Bahkan beberapa hari lalu Wali Kota Binjai membawa rombongannya melakukan studi banding ke NTT tentang perkembangan pariwisata.

Untuk itu, lanjut Marius, pemerintah daerah saat ini harus segera menyiapkan beberapa hal yang masih harus dibenahi seperti infrastruktur jalan, listrik sarana telekomunikasi (penyediaan BTS di tempat wisata).

KOMPAS/DWI AS SETIANINGSIH Permainan tete alu yang menuntut konsentrasi.

“Saya kira persoalan yang harus diangkat yakni infrastruktur. Jalan-jalan yang menjadi tujuan wisata, semuanya belum baik terutama di pegunungan dan desa. Di samping itu, ketersediaan listrik di NTT yang masih sangat terbatas. Saya juga sudah meminta kepada Menteri ESDM melalui media sosial. Kemudian Telkomsel belum menjangkau tempat wisata di NTT seperti di Waerebo, Kabupaten Manggarai, belum sehingga akan menyulitkan wisatawan untuk berkomunikasi ke keluarga dan sahabatnya di luar negeri,” jelasnya.

Selain itu, terdapat juga destinasi wisata di desa-desa yang jauh dari kota, belum sepenuhnya digali potensinya oleh pemerintah daerah, sehingga ia pun mendorong pemerintah kabupaten di NTT untuk menggali, menunjukkan dan menginformasikan kepada pihaknya supaya dipromosikan ke luar negeri.

“Tahun depan turis dari Jerman akan datang lagi sebanyak 350 orang lalu kemudian akan berbaur dengan 5.000 wisatawan asal Polandia sudah masuk dan menyebar di Flores. Jadi wisatawan internasional yang datang ke NTT sudah meningkat tajam,” ucapnya.

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2016/10/20/102200427/ratusan.wisatawan.jerman.kunjungi.ntt

Leave a Reply